Warga Sirnagalih Antusias, Reses Hj. Lilis Boy Kali Ini Langsung Direspon Staf Khusus Kementerian


PORTALBELANEGARA.COM//CIANJUR – Ada yang berbeda dalam serap aspirasi yang dilakukan oleh Anggota DPRD Cianjur Fraksi Partai Demokrat, Hj. Lilis Boy. Guna menghadirkan solusi konkret dan langsung di lapangan, srikandi parlemen Cianjur ini memboyong Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga, Agust Jovan Latuconsina, saat menggelar Reses Masa Persidangan Ke II Tahun Sidang 2025-2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) 1.
Langkah tak biasa ini sengaja diambil untuk memangkas jalur birokrasi, sehingga keluhan teknis warga bisa langsung dijawab oleh representasi pusat. Acara tatap muka yang berlangsung di Kampung Ciharashas, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, pada Senin (18/05/2026) tersebut pun langsung disambut antusias oleh ratusan warga dan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.
Selama kegiatan berlangsung, Hj. Lilis Boy dihujani berbagai usulan serta keluh kesah masyarakat. Kehadiran Agust Jovan Latuconsina di sampingnya membuat diskusi berjalan strategis, terutama saat membedah persoalan infrastruktur, pelayanan kesehatan, jaminan sosial, kendala sektor pertanian dan perikanan, hingga pengembangan potensi pariwisata daerah.
Dalam kesempatannya, Hj. Lilis Boy menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban konstitusional setiap anggota dewan di luar masa sidang untuk turun langsung mendengar suara konstituen.
“Seluruh aspirasi yang berhasil dihimpun dari masyarakat Desa Sirnagalih ini, nantinya akan dicatat, dikaji, dan diperjuangkan dalam agenda rapat paripurna DPRD Kabupaten Cianjur untuk diintegrasikan ke dalam program pembangunan daerah ke depan,” ujarnya.
Lebih lanjut, kader besutan Agus Harimurti Yudhoyono itu mengungkapkan bahwa sinergi lintas lini antara legislatif daerah dan staf khusus kementerian ini diharapkan mampu mempercepat realisasi pembangunan dan mendongkrak kesejahteraan warga Desa Sirnagalih.
“Tadi semua dapat kita dengar bahwa usulan masyarakat, mulai dari keluhan masalah bank sampah hingga sarana drainase saluran air sungai yang sering memicu banjir, mendapatkan tanggapan serius dari Pak Jovan. Bahkan tadi kami sempat meninjau langsung lokasi saluran air dan beberapa titik krusial lainnya yang dikeluhkan warga,” pungkasnya.
