Banjir Luapan Sungai Rendam Cidadap Cianjur, Satu Keluarga Mengungsi

PORTALBELANEGARA//CIANJUR – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, pada Minggu (3/5/2026) sore, memicu luapan sungai yang merendam permukiman warga di Desa Cidadap. Akibatnya, satu keluarga terpaksa dievakuasi setelah rumah mereka mengalami kerusakan struktural.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, menerjang sejumlah titik termasuk Kampung Cimapag (RT 03/03), Simpang Alimi, dan Citamiang. Ketinggian air dilaporkan mencapai 50 sentimeter hingga 1 meter.
Banjir tidak hanya merendam perabotan, namun juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur pada bangunan warga. Berdasarkan pendataan di lapangan:
Satu unit rumah mengalami kerusakan pada bagian pondasi.
Tembok pagar sepanjang beberapa meter ambruk akibat derasnya arus air.
Total kerugian materi ditaksir mencapai Rp20 juta.
“Satu kepala keluarga yang terdiri dari empat jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena kondisi rumah yang tidak memungkinkan untuk ditempati sementara waktu,” ujar Kepala Desa Cidadap, H. Budiman, saat memantau lokasi kejadian.
Pemerintah Desa Cidadap bersama relawan Tangguh Bencana (Retana) Kecamatan Campaka, Korcam, serta pengurus RT/RW setempat langsung melakukan langkah darurat di lokasi. Petugas difokuskan pada pendataan korban terdampak serta pembersihan sisa material pascabanjir.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan mengenai korban luka maupun korban jiwa.
Mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih tinggi, pihak pemerintah setempat meminta warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai untuk tetap siaga.
”Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi di wilayah hulu,” tegas Budiman.
