Sinergi TNI–Polri, PT Astra dan Koperasi Al-Bayinah Sulap Sasak Panganten Jadi Ikon Kebanggaan Baru


Garut || Semangat gotong royong dan sinergitas lintas sektor kembali terlihat di Kecamatan Pakenjeng. Pembangunan pintu gerbang masuk Kecamatan Pakenjeng serta pagar pakuan di kawasan Jembatan Sasak Panganten, Kampung Lawang Angin, Desa Jayamekar, terus dikebut menjelang peresmian yang direncanakan akan dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat pada 28 Mei 2026 mendatang.
Pembangunan tersebut merupakan hasil kerja sama antara PT Astra Pakenjeng, Koperasi Al-Bayinah Kampung Halimun Desa Jayamekar, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Pakenjeng. Kehadiran gerbang kota ini diharapkan menjadi simbol kemajuan, kebersamaan, dan wajah baru Kecamatan Pakenjeng yang lebih tertata dan representatif.
Kegiatan pembangunan dihadiri langsung oleh Danramil 1122/Pakenjeng, Kapten Inf Hasanudin, Danramil 1116/Cikajang, Kapten Inf Cacu Ruswandi selaku tim monitoring, Kapolsek Pakenjeng, Iptu Haji Muslih, Camat Pakenjeng Deni Sugiani, Manajer PT Astra Pakenjeng Haji Willi, Ketua Koperasi Al-Bayinah Haji Indri, serta karyawan PT Astra dan anggota koperasi yang turut bergotong royong dalam proses pengerjaan.
Dalam kegiatan tersebut, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, perusahaan, dan masyarakat terlihat begitu kuat. Kehadiran dua perwira TNI, yakni Kapten Inf Hasanudin dan Kapten Inf Cacu Ruswandi (tim monitoring) menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat dan para pekerja di lapangan. Keduanya tampak aktif memantau progres pembangunan sekaligus memberikan semangat agar pengerjaan dapat selesai tepat waktu.
Kapolsek Pakenjeng, Iptu Haji Muslih, juga memberikan apresiasi atas kekompakan seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, pembangunan gerbang kota bukan hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan identitas daerah yang harus dijaga bersama.
Pengerjaan pembangunan sendiri diketahui telah berjalan selama satu minggu dan saat ini memasuki tahap akhir. Dengan progres yang terus dipercepat, target penyelesaian diperkirakan tinggal tiga hari lagi sebelum memasuki tahap perapihan dan persiapan peresmian.
Keberadaan pintu gerbang kota dan pagar pakuan di Jembatan Sasak Panganten nantinya diharapkan mampu menjadi ikon baru Kecamatan Pakenjeng sekaligus memperindah akses masuk wilayah. Selain itu, pembangunan ini juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat dapat melahirkan karya yang bermanfaat bagi lingkungan dan generasi mendatang. (Cepi Gantina)
