Di Tengah Keterbatasan, Ruli Jadi Simbol Semangat Gotong Royong TMMD ke-128 Garut

GARUT || Di tengah riuh pembangunan jalan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0611/Garut, ada satu sosok yang mencuri perhatian warga dan personel TNI. Ia adalah Ruli (30), pemuda penyandang Down Syndrome asal Kampung Cibangkerong, Desa Mekarmulya, Kecamatan Malangbong.
Di saat banyak orang memandang keterbatasan sebagai hambatan, Ruli justru hadir membawa semangat yang sulit ditandingi. Dengan penuh antusias, ia ikut terlibat dalam pembangunan jalan penghubung Desa Karangmulya dan Desa Mekarmulya, akses penting yang diharapkan mampu meningkatkan mobilitas dan perekonomian warga.
Tanpa ragu, Ruli mengayunkan cangkul, membantu mencampur material, dan bergabung bersama warga serta personel TNI di lokasi pekerjaan. Senyum tulus yang terus menghiasi wajahnya menjadi energi tersendiri di tengah beratnya pekerjaan lapangan.
Bagi warga, kehadiran Ruli bukan sekadar membantu pekerjaan fisik. Ia menjadi simbol bahwa semangat gotong royong tidak mengenal batas fisik maupun keterbatasan pribadi.
“Melihat semangat Ruli, kami merasa malu kalau sampai mengeluh. Dia datang dengan ketulusan dan semangat luar biasa. Ini menjadi pengingat bahwa semua orang bisa berkontribusi untuk desanya,” ujar salah satu personel TNI di lokasi kegiatan.
Program TMMD kali ini tidak hanya membangun jalan, tetapi juga memperlihatkan wajah asli kebersamaan masyarakat desa. Di lokasi tersebut, semua bekerja tanpa sekat, mulai dari aparat TNI, tokoh masyarakat, hingga warga dengan berbagai latar belakang.
Kisah Ruli pun menjadi potret kuat bahwa pembangunan desa bukan hanya tentang beton dan infrastruktur, tetapi tentang rasa memiliki, kepedulian, dan ruang bagi semua orang untuk ikut berperan.
Semangat yang ditunjukkan Ruli menjadi pesan sederhana namun mendalam: bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkarya dan mencintai tanah kelahiran. (CG/Pendim 0611)
