Silatbar 2026 Cikajang, Dari Silaturahmi Menuju Aksi Nyata untuk Umat

Garut || Tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, kegiatan Silaturahmi Akbar (Silatbar) 2026 yang digelar keluarga besar Persatuan Islam (Persis) Cikajang justru tampil sebagai ruang kolaborasi dan aksi nyata bagi masyarakat. Dengan mengusung tema “Dengan Ukhuwah Kita Kuat, Dengan Amal Kita Bermartabat”, kegiatan ini berhasil menghadirkan sekitar 1.300 peserta dari berbagai unsur organisasi dan masyarakat. Kegiatan di gelar di Alun-alun Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut. Minggu (12/4/2026)

Berbeda dari kegiatan seremonial semata, Silatbar tahun ini dirancang sebagai perpaduan antara penguatan nilai keislaman dan kontribusi sosial. Sejumlah kegiatan seperti jalan sehat, bazar UMKM halal, pengobatan gratis, hingga lomba kreativitas santri menjadi bukti bahwa silaturahmi dapat melahirkan manfaat konkret bagi masyarakat luas.

Ketua panitia, Zaki Wildani, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran Persis di tengah masyarakat.

“Silatbar ini kami dorong tidak hanya sebagai ajang berkumpul, tetapi juga sebagai sarana membangun kepedulian sosial dan memperkuat peran dakwah yang lebih membumi,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Riyana Tasripin, S.Sos., Camat Cikajang yang menilai kegiatan ini mampu memperkuat sinergi antarorganisasi serta mendorong kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“Kegiatan ini menjadi langkah positif dalam membangun organisasi yang solid dan berdaya saing, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua Persistri Kecamatan Cikajang, Siti Masitoh, S.Pd., turut menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai Silatbar menjadi ruang strategis dalam mempererat kebersamaan lintas organisasi.

“Alhamdulillah, kegiatan ini mampu merekatkan ukhuwah antar ormas yang ada di Cikajang. Kami juga bersyukur seluruh undangan dapat hadir dan memberikan respon positif terhadap kegiatan ini. Terima kasih kepada Pemuda Persis yang telah menginisiasi kegiatan Silatbar ini, serta kolaborasi yang baik dari seluruh otonom sehingga kegiatan ini berjalan lancar, sukses tanpa ekses,” ujarnya.

Di sisi lain, antusiasme peserta menjadi cerminan keberhasilan acara ini. Selain mempererat hubungan, Silatbar juga dinilai mampu membangkitkan semangat baru dalam berorganisasi dan berkontribusi untuk umat.

Melalui pendekatan yang lebih membumi dan berdampak langsung, Silatbar 2026 Cikajang membuktikan bahwa kekuatan ukhuwah tidak berhenti pada kebersamaan, tetapi juga melahirkan gerakan nyata untuk kemaslahatan bersama. (Cepi Gantina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!