Terpilih Secara Aklamasi, Dadang Sugianto Kembali Pimpin BKPRMI Cianjur Periode 2026-2031

PORTALBElANEGARA.COM//CIANJUR –Tok Dadang Sugianto, S.HI secara resmi kembali terpilih untuk memimpin Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Cianjur masa bakti 2026-2031. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-8 yang berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Al-Musyarofah, Sabtu (23/5/2026).

Mengusung tema “Bangkitnya Potensi Pemuda Remaja Masjid sebagai Motor Penggerak Pembangunan Daerah”, Musda ini menandai berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2021-2025 yang sebelumnya sukses membawa visi “BKPRMI Harmoni”.

Acara sakral ini dibuka langsung oleh Kapolres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., serta dihadiri oleh Bupati Cianjur yang diwakili oleh Kabag Kesra Cianjur, Selamet Riyadi, SSTP, M.Ap. Turut hadir jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ratusan kader BKPRMI dari tingkat daerah hingga kecamatan.

Terpilih Aklamasi sebagai Calon Tunggal

Kembalinya Dadang Sugianto ke kursi ketua umum berjalan mulus melalui mekanisme aklamasi. Ketua Panitia Musda, Fery Mustika, M.Pd, melalui Sekretaris Panitia sekaligus Ketua Tim Verifikasi Berkas, Abdul Rohman, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihak panitia telah membuka pendaftaran calon ketua umum sejak empat hari (H-4) sebelum acara digelar.

“Hingga batas akhir pendaftaran, hanya ada satu calon tunggal yang mendaftar. Setelah dilakukan verifikasi berkas secara ketat, yang bersangkutan dinyatakan lolos dan sah ditetapkan dalam Sidang Pleno IV,” ujar Abdul Rohman di hadapan peserta sidang.

Visi ke Depan: Masjid sebagai Pusat Kesejahteraan

Usai ditetapkan kembali sebagai Ketua Umum, Dadang Sugianto, S.HI menegaskan komitmennya untuk membawa BKPRMI Cianjur bergerak lebih progresif. Ia bertekad memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah dan memperkokoh basis kepengurusan di akar rumput, khususnya di tingkat Dewan Pengurus Kecamatan (DPK).

Lebih dari itu, Dadang membawa visi besar untuk mengubah paradigma pengelolaan masjid di masa depan.

“BKPRMI ke depan harus lebih progresif. Kita ingin menjadikan masjid bukan hanya sebagai sarana ibadah seremonial belaka. Masjid harus menjadi pusat peradaban di mana ekonomi umat bisa tumbuh, bergerak, dan membawa kesejahteraan nyata bagi masyarakat sekitar,” pungkas Dadang penuh optimisme.

Rie’an

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!