Kolaborasi Recovery Lahan Okupasi, PTPN 1 Regional 2 Bersama Warga Tanam Kayu di Blok Cipancur 7

Garut || Kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian alam terus tumbuh dan menemukan wujud nyatanya di Blok Cipancur 7, Apdeling Cisaruni Lama, Desa Margamulya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut. Manajemen PTPN 1 Regional 2 Kebun Cisaruni bersama warga penggarap areal eks okupasi melaksanakan kegiatan penanaman kayu dalam rangka program recovery lahan okupasi, sebagai ikhtiar memulihkan fungsi ekologis kawasan. Senin (9/2/2026)

Kegiatan ini berangkat dari kesadaran para penggarap lahan eks okupasi akan arti penting menjaga keseimbangan alam, terlebih di tengah meningkatnya kejadian bencana alam di berbagai wilayah akhir-akhir ini. Kondisi tersebut menjadi penggugah hati para petani bahwa alam tidak cukup hanya dimanfaatkan, tetapi juga harus dirawat dan dipulihkan secara bersama-sama.

Inisiatif penanaman ini digagas oleh Enduh, Ketua Kelompok Tani Blok Cipancur 7, bersama 16 anggota. Melalui komunikasi yang baik dengan pihak PTPN 1 Regional 2, kegiatan tersebut akhirnya dapat terlaksana sebagai langkah nyata pemulihan lahan eks okupasi.

Kegiatan penanaman ini dilaksanakan di lahan eks okupasi seluas 5,52 hektare yang kini masuk dalam program recovery lahan di Blok Cipancur 7. Program ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi lahan sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya keberlanjutan lingkungan di kawasan HGU PTPN.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Camat Cikajang Riyana Tasripin, S.Sos., Askep PTPN 1 Regional 2 A. Riya Rahardi, S.Hut., Sekmat Cikajang Ibu Ratu Ayu Dinar Wira Pertiwi, Ketua Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut H. Jaeni yang hadir lengkap bersama jajaran pengurus, Ketua PMI Cikajang, Oded Sutarna, Ketua FKPPI Rayon Cikajang, unsur LSM, Ormas, para petani penggarap, perwakilan Pemerintah Desa Margamulya, serta undangan lainnya.

Camat Cikajang menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang terbangun antara petani, perusahaan, dan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi contoh konkret bahwa kesadaran lingkungan dapat tumbuh dari bawah dan diperkuat melalui sinergi lintas sektor.

Hal senada disampaikan oleh Askep PTPN 1 Regional 2, A. Riya Rahardi, S.Hut., yang menegaskan bahwa program recovery lahan okupasi merupakan bagian dari agenda dan komitmen PTPN dalam menjaga keberlanjutan lingkungan perkebunan. Ia juga mengapresiasi inisiatif kelompok tani yang secara sadar ikut terlibat dalam upaya pemulihan lahan.

Melalui kegiatan ini, Blok Cipancur 7 tidak hanya menjadi lokasi penanaman, tetapi juga simbol tumbuhnya kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga alam. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi para penggarap di lahan HGU PTPN 1 Regional 2 lainnya, bahwa kolaborasi dan kepedulian lingkungan adalah kunci menuju keberlanjutan. (Cepi Gantina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!