AWMI dan Perbakin Perkuat Pembinaan Atlet Lewat Pembangunan Lapangan Tembak

Yogyakarta || Upaya memperkuat pembinaan atlet menembak di Daerah Istimewa Yogyakarta terus digencarkan melalui kolaborasi lintas organisasi. Rencana pembangunan lapangan tembak bertaraf internasional menjadi fokus utama dalam pertemuan strategis yang digelar di Kawedanan Sasana Pura Kraton Yogyakarta, Rabu (25/2).
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum Pengda Perbakin DIY KPH Purbodiningrat, Ketua Umum AWMI Dewanto P. Siregar, Ketua DPD Pemuda Batak Bersatu Immanuel Alfridon Opungsunggu, serta perwakilan Dinas Psikologi TNI Angkatan Laut (Dispsial) untuk Kraton Yogyakarta yang dipimpin Mayor Laut (KH) M. C. Bayu Murti, M.Psi., Psikolog.
Lapangan tembak yang direncanakan akan dibangun di wilayah Yogyakarta tersebut diproyeksikan menjadi pusat latihan sekaligus sarana penjaringan atlet berbakat, khususnya untuk cabang tembak reaksi di bawah naungan International Practical Shooting Confederation (IPSC). Fasilitas ini juga diharapkan mampu meningkatkan standar pembinaan atlet menuju kompetisi nasional dan internasional.
Selain pembangunan lapangan tembak terbuka, AWMI juga merencanakan pembangunan mini stadium yang dilengkapi fasilitas tembak indoor sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur olahraga modern di Yogyakarta.
Dewanto P. Siregar menyampaikan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga diarahkan untuk membuka peluang pengembangan sport tourism di Yogyakarta. Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga berstandar internasional akan memberi dampak positif terhadap pembinaan atlet sekaligus sektor pariwisata daerah.
Senada dengan itu, KPH Purbodiningrat menegaskan pentingnya sinergi antarorganisasi dalam menciptakan sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Ia menilai pembangunan fasilitas latihan yang representatif menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas atlet menembak daerah.
Dalam proses penjaringan atlet, keterlibatan psikolog olahraga dari Dispsial menjadi salah satu perhatian utama. Mayor Laut (KH) M. C. Bayu Murti menekankan bahwa keberhasilan atlet menembak tidak hanya ditentukan kemampuan teknis, tetapi juga ketenangan, fokus, serta pengelolaan emosi.
Melalui kolaborasi organisasi masyarakat, unsur TNI AL, dan organisasi olahraga, Yogyakarta diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai daerah yang konsisten melahirkan atlet menembak berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

