Air Mata Bahagia Ibu Uun: TMMD ke-128 Hadirkan Harapan Baru dari Rumah yang Nyaris Roboh

PORTALBELANEGARA – Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0611/Garut, terselip kisah haru dari seorang warga lanjut usia, Ibu Uun (65), yang akhirnya bisa merasakan arti sebuah rumah yang layak huni. Senin (27/4/2026).
Warga Kampung Cidahu, RT 03 RW 06, Desa Mekarmulya, Kecamatan Malangbong itu menjadi salah satu penerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Sebelumnya, ia tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan—rapuh dan jauh dari kata nyaman.
Melalui rekomendasi pemerintah desa, rumah Ibu Uun akhirnya masuk dalam sasaran program TMMD. Kini, rumah tersebut tengah direnovasi oleh personel Satgas TMMD yang bekerja penuh semangat bersama warga.
Bagi Ibu Uun, bantuan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan titik balik kehidupan. Rasa haru dan syukur tak mampu ia sembunyikan.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak TNI yang sudah membantu memperbaiki rumah saya. Semoga semuanya diberi kesehatan dan kelancaran dalam setiap tugasnya,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Di lokasi, terlihat personel Satgas TMMD ke-128 bahu-membahu mengerjakan renovasi rumah. Keringat dan tenaga yang tercurah menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, bukan hanya membangun jalan dan fasilitas umum, tetapi juga membangun harapan.
Program Rutilahu ini menjadi salah satu wujud nyata dampak langsung TMMD bagi masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan perhatian lebih. Kehadiran program ini melengkapi berbagai pembangunan infrastruktur yang tengah berjalan di Desa Mekarmulya.
Memasuki hari kelima sejak resmi dibuka pada Rabu (22/4/2026), program TMMD ke-128 yang diresmikan oleh Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU., terus mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan aktif mereka dalam setiap kegiatan.
Harapan pun mengalir agar seluruh rangkaian TMMD tahun 2026 ini mampu memberikan manfaat luas, tidak hanya dalam bentuk pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan kehidupan yang lebih layak, seperti yang kini dirasakan oleh Ibu Uun, dari rumah yang nyaris roboh, menjadi tempat tinggal yang penuh harapan. (CG/Pendim)

