Dari Lereng Rawan ke Ruang Harapan: Kolaborasi Hijau ke-68 Tanam Masa Depan di Bukit Cinta Kembar


Garut || Bukan sekadar menanam pohon, Kolaborasi Hijau ke-68 di Bukit Cinta Kembar menjadi simbol perlawanan terhadap ancaman longsor sekaligus investasi masa depan bagi generasi muda.
Di tengah kontur lereng yang curam dan risiko bencana yang nyata, kegiatan ini justru menghadirkan harapan. Ratusan pihak dari unsur pemerintah, TNI, tenaga pendidik, hingga masyarakat, bersatu dalam satu tujuan: mengubah kawasan rawan menjadi benteng kehidupan.
Yang paling mencuri perhatian, kehadiran siswa-siswi Sekolah Dasar bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai pewaris nilai. Di tangan merekalah, pohon-pohon yang ditanam hari ini akan tumbuh, sekaligus menumbuhkan kesadaran baru tentang pentingnya menjaga alam sejak dini.
Sekretaris Kecamatan Cikajang, Ratu Ayu Dinar Wira Pertiwi, menegaskan bahwa kekuatan utama dari kegiatan ini terletak pada kolaborasi. Bahwa menjaga alam bukan tugas satu pihak, melainkan gerakan bersama yang harus terus hidup dan berlanjut.
Hal senada disampaikan Danramil 1116/Cikajang, Kapten Inf Cacu Ruswandi. Ia menekankan bahwa penghijauan bukan hanya aksi sosial, melainkan langkah strategis dalam menghadapi ancaman bencana yang kian nyata, khususnya di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi seperti Bukit Cinta Kembar.
Bagi Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut, kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan titik balik kesadaran. Kepala Desa Dedi Setiawan menyebut bahwa kehadiran Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut semoga bisa mengubah cara pandang warga terhadap lingkungan, dari yang sebelumnya abai, menjadi lebih peduli dan terlibat aktif.
Kolaborasi Hijau ke-68 pun menjelma lebih dari sekadar seremoni. Ia menjadi gerakan nyata yang mengakar, mempertemukan kepedulian dengan aksi, serta memperkuat gotong royong sebagai fondasi menjaga bumi.
Dari lereng Bukit Cinta Kembar, pesan itu ditegaskan: menjaga alam hari ini adalah cara paling sederhana untuk menyelamatkan kehidupan esok hari. (Cepi Gantina)

