Kolaborasi Hijau ke-62 Edisi Ramadhan: Ibadah yang Bertumbuh di Gunung Congkrang

Garut || Semangat Ramadhan diwujudkan dalam aksi nyata melalui Kolaborasi Hijau ke-62 Edisi Ramadhan di kawasan Gunung Congkrang. Tidak hanya melakukan pemeliharaan pohon yang telah ditanam sebelumnya, kegiatan ini juga diisi dengan penanaman 6 pohon loa di sekitar area gunung. Sabtu (21/2/2026)

Di bulan suci ini, para relawan tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menguatkan komitmen merawat bumi. Pemeliharaan dilakukan dengan membersihkan gulma, menggemburkan tanah, serta memastikan setiap tanaman mendapatkan ruang tumbuh yang optimal.

Penanaman 6 pohon loa menjadi simbol harapan baru. Pohon yang dikenal dengan pertumbuhannya yang cepat ini diharapkan kelak mampu memberikan keteduhan, menjaga kelembaban tanah, memperkuat struktur tanah dari ancaman erosi, serta menjadi sumber manfaat ekologis bagi lingkungan sekitar.

“Ramadhan mengajarkan kita untuk menahan diri dan memperbaiki diri. Melalui aksi ini, kami ingin memperluas makna ibadah bahwa menjaga alam adalah bagian dari pengabdian. Pohon loa yang kami tanam hari ini bukan hanya tumbuh secara fisik, tetapi menjadi simbol tumbuhnya kesadaran kolektif untuk merawat bumi bersama,” ucap Lukman.

“Gerakan ini bukan gerakan sesaat. Kami tidak berhenti pada seremoni, tetapi memastikan setiap pohon dirawat hingga tumbuh kuat. Tanam. Rawat. Jaga. Itulah komitmen kami,” tambahnya.

Ramadhan mengajarkan kesabaran. Merawat pohon mengajarkan ketekunan. Dan kolaborasi mengajarkan bahwa kebaikan akan tumbuh jika kita rawat bersama.

Mari terus bergerak, sekecil apa pun langkahnya, demi alam yang lestari untuk generasi mendatang. (Jajang Nurjaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!