Apresiasi BEM Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) Wilayah Kalimantan Kepada Kapolri

PORTALBELANEGARA – BEM Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) Wilayah Kalimantan menyampaikan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam menjaga independensi dan marwah institusi Kepolisian Republik Indonesia. Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen kuat pimpinan Polri dalam memastikan penegakan hukum tetap berjalan secara profesional, objektif, dan bebas dari kepentingan politik praktis.
Koordinator Wilayah BEM PTNU Kalimantan, Muhammad Zaini, menegaskan bahwa posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden sebagaimana amanat konstitusi merupakan fondasi penting bagi terwujudnya supremasi hukum di Indonesia. Upaya-upaya yang berpotensi menarik Polri ke dalam struktur kementerian tertentu dinilai dapat mengganggu independensi kelembagaan dan membuka ruang intervensi yang tidak sehat terhadap proses penegakan hukum.
Menurut Zaini, sikap Kapolri yang secara terbuka menolak wacana tersebut patut diapresiasi sebagai langkah berani dan visioner dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Polri. Independensi Polri merupakan prasyarat utama agar aparat penegak hukum dapat bekerja secara adil, profesional, serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas, bukan pada kelompok atau kekuatan politik tertentu.
BEM PTNU Kalimantan juga berharap ketegasan ini menjadi momentum untuk terus mendorong reformasi institusi kepolisian ke arah yang lebih transparan, humanis, dan responsif terhadap aspirasi rakyat. Dengan kepemimpinan yang tegas dan berintegritas, Polri diharapkan semakin mampu menjawab tantangan zaman serta memperkuat kepercayaan publik sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.

