Tata Cara Penyusunan Perdes Adalah Sosialisasi Terakhir Non Fisik TMMD Reguler Banyumas

PORTALBELANEGARA.COM, Banyumas – Tata Cara Membuat Peraturan Desa adalah kegiatan non fisik terakhir di program TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas, di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Senin (27/7/2020).

Arif Rohman, SH, Staf Hukum Setda Kabupaten Banyumas, menjadi narasumber kegiatan yang digelar di Lokawisata Bukit Watu Kumpul Petahunan, yang diikuti para Kasi Kesra masing-masing desa di Kecamatan Pekuncen.

Mengawali materinya, Arif menjelaskan bahwa Peraturan Desa atau Perdes, adalah peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama dengan BPD (Badan Permusyawaratan Desa).

“Jadi rancangan Perdes wajib dikonsultasikan dengan masyarakat, dan masyarakat berhak memberikan masukan terhadap rancangan itu,” terangnya.

Lebih jauh dirinya mengupas tata cara penyusunan Perdes sesuai Permendagri No. 111 tahun 2014, tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa.

Arif berpesan, agar pihak desa segera mensosialisasikan kepada BPD, bahwa BPD dapat menyusun dan mengusulkan rancangan Perdes, kecuali rancangan Perdes tentang RPJMDes (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa), RKPDes (Rencana Kerja Pemerintah Desa), APB Desa, dan rancangan Perdes tentang Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDes (APBDes).

Sebagai materi tambahan adalah tentang tata cara pembuatan Keputusan Kepala Desa, dan forum diskusi terkait kesesuaian antara Perdes dengan peraturan-peraturan di tingkat pusat dan daerah atau Perda. (Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!