Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Jiwa dan ODGJ Dalam Mendukung Sukabumi Bebas Pasung

Kab.Sukabumi – Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menggelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Jiwa dan ODGJ Dalam Mendukung Sukabumi Bebas Pasung 2019. Bertempat di Aula Yonif 310/KK Desa/Kec Cikembar Kab. Sukabumi. Selasa (03/12/2019)

Kegiatan yang dihadiri oleh 20 orang tersebut terdiri dari unsur Puskesmas, Camat, Danramil dan Kapolsek se-Kabupaten Sukabumi. Juga dihadiri oleh H. Harun Alrasyd (Kadinkes), Ade Supriana Sip (Asda 2), Ir. Ajat Sudrajat (Kadis Pertanian), Dra Dedah (Kadis DLH), Dra Evilina (Sekdis Disnakertrans)
Wadanyonif 310/KK, Iyep Mulyadan (Kabid Kesehatan RS Marzuki Mahdi).

H. Haru Alrasyid dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan tersebut sebagai bahan laporan untuk menghilangkan diskriminasi dan stigma bahwa yang dimaksud gangguan jiwa dan sakit jiwa harus dilihat dari sisi kemanusiaan.

“Sesuai UU, bahwa setiap orang berhak memperoleh kesehatan. Sesuai dengan Permenkes tahun 2016 bahwa ODGJ wajib memperoleh kesehatan,” kata Harua Kadinkes Kabupaten Sukabumi dalam sambutannya.

Ditambahkannya, “Pada th 2019 di Kabupaten Sukabumi ODGJ berjumlah 2564 orang dan sudah tertangani 1995 orang. Ada 36 org ODGJ kena Pasum. Terdapat 58 Puskesmas yang telah menyediakan obat ringan untuk gangguan jiwa dan juga menyiapkan tim medis,” tambahnya.

“ODGJ adalah penyakit tidak menular. Dinkes telah membuat unit reaksi cepat dalam penanganan pasien ODGJ,” pungkas Harun.

Sementara Ade Supriana, S.IP., mengatakan bahwa, “Perlunya Penanganan pasien penyakit jiwa karena penduduk Kab Sukabumi sebanyak 2.5 jt, dan yang mengidap penyakit ODGJ berat sebanyak 2.500 orang,” katanya.

Selanjutnya, “Pemerintah hruss bisa memanusiakan mereka yang terkena ODGJ. Lingkungan hruss diciptakan untuk mereka gangguan jiwa. Kegiatan layanan orang dengan gangguan jiwa adalah untuk menciptakan Sukabumi yang sehat dan Sukabumi yang unggul,” tutupnya.

Iyep Mulyadan, Kabid Kesehatan RS Marzuki Mahdi dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “RS Marzuki mahdi sudah berdiri sudah 173 th Sejak jaman belanda. RS Marzuki Mahdi mempunyai 3 layanan yaitu pelayanan ODGJ, Pelayanan Narkoba dan pelayanan umum,” tuturnya.

“Pelayanan Jiwa adalah pelayanan yang berjenjang sehingga pelayanannya harus intensif dan Pengobatannya pun harus di setujui oleh keluarga dan harus mempunyai BPJS dan juga RS Marzuki Mahdi menerima rujukan dengan ODGJ berat, karena harus melalui penanganan khusus. Penanganan kasus ODGJ bukan kerja Dinas kesehatan dan Dinas Sosial akan tetapi tugas kita semua,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diadakan pemeriksaan terhadap 63 pasien ODGJ oleh Tim medis dari Dinkes Kab Sukabumi dan Tim Medis dari RS Marzuki Mahdi Bogor. (ASP)

Asep Suparman

Asep Suparman

Berusaha untuk memberikan informasi dengan mengutamakan kecepatan dan kedalaman suatu berita secara berimbang, sehingga dapat memberikan pencerahan yang cerdas kepada para pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *