Kurangi Sampah Plastik, Daging Qurban Di Bungkus Daun Jati

PORTALBELANEGARA.COM, Blora – Dandim 0721/Blora, Letkol Inf Ali Mahmudi, SE mengajak masyarakat Kabupaten Blora untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, Hal tersebut disampaikan oleh Dandim Setelah menyerahkan satu ekor sapi Qurban serta menyaksikan penyembelihan hewan qurban di Markas Komando Distrik Militer 0721/Blora pada minggu, (11/8/2019).

Sampah plastik membutuhkan waktu ratusan tahun agar terurai secara alami, oleh karena itu Dandim memerintahkan kepada panitia qurban Kodim 0721/Blora agar membungkus daging korban sebaiknya menggunakan daun jati, apalagi di Blora ini merupakan pusatnya daun jati, disamping ramah lingkungan daun jati mudah terurai.

Dandim 0721/Blora menjelaskan sampah yang dihasilkan warga Blora tentunya akan meningkat apalagi seperti saat ini di hari raya idul adha, sehingga kita harus bisa memberikan contoh kepada masyarakat serta mengajak kepada panitia Qurban agar membungkus daging Qurban dengan menggunakan daun jati.

“Ini momentum yang tepat, kita mencoba untuk memberikan contoh dan mengajak masyarakat untuk mengurangi sampah plastik untuk beralih ke daun jati apalagi saat ini bertepatan dengan hari raya idul adha sebaiknya daging qurban kita bungkus dengan daun jati seperti yang terlihat saat ini di Makodim 0721/Blora,” jelas Letkol Inf Ali Mahmudi.

Kodim 0721/Blora pada hari raya idul adha 1440 H/2019 menyembelih hewan qurban sebanyak, 2 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Daging qurban tersebut di bungkus dengan menggunakan daun jati dan akan di bagikan kepada warga masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Dandim juga menyampaikan bahwa pentingnya merubah gaya hidup masyarakat untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Menurutnya ada beberapa alternatif yang bisa digunakan untuk mengurangi sampah plastik diantaranya kantong plastik bisa diganti dengan tas lipat atau keranjang belanja, dan kotak makan diganti styrofoam begitu juga daun jati saat ini sangat tepat untuk membungkus daging Qurban.

“Kami berusaha mengajak serta mendorong gerakan masyarakat untuk bersama bergaya hidup mengurangi sampah plastik,” papar Ali Mahmudi.

Ditambahkan Dandim, semoga Pemerintah Kabupaten Blora segera menyusun regulasi mengenai pengurangan sampah plastik sehingga bisa mendorong perubahan perilaku masyarakat yang lebih ramah lingkungan.(BRT.mpni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *