1.300 Orang Dari Seluruh Indonesia Mengikuti Acara Camp Religi Tingkat Nasional di Kabupaten Sukabumi

PORTALBELANEGARA.COM, Kab.Sukabumi – Pembukaan Camp Religi Tingkat Nasional Mujahid Brigade Masjid Tahun 2019 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BPKPRMI) yang dihadiri 1300 orang perwakilan peserta Camp Religi Se-Indonesia. Bertempat di Gedung Bazul Asyhab Pusbangdai Kab. Sukabumi Desa Sukamulya Kec. Cikembar Kab. Sukabumi. Jum’at (11/10/2019)

Turut hadir dalam acara tersebut, Uu Ruzhanul Ulum, SE., Wagub Jabar, Asep Maulana S.Pdi, Ketua Panitia, Drs Marwan Hamami, Bupati Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi Drs Adjo Sardjono, Abdul Manik SH, Dirjend UMKM Kemenkop, H Oleh Soleh Waket DPRD Prov Jabar, Said Al Idrus Ketum BPKPRMI Indonesia, Drs Ali Iskandar Komandan Nasional BPKPRMI Jabar, AKBP Nasriadi Kapolres Sukabumi, Buya Royanudin, Pim Ponpes Istiqomah, beserta tamu undangan lainnya.

Asep Maulana S.Pdi, sebagi Ketua Panitia dalam acara tersebut menyampaikan bahwa acara camp religi di ikuti 1300 orang, dengan peserta perwakilan remaja masjid seluruh Indonesia.

“Acara Camp Religi ini diikuti oleh 1300 orang peserta perwakilan remaja masjid dari seluruh Indonesia,” tuturnya.

“Kegiatan camp religi tujuannya adalah menciptakan kesadaran anak muda Indonesia dalam memakmurkan masjid. Pemuda adalag tunas bangsa dan benteng NKRI,” pungkas Ketua Panitia.

Sementara Ketua BPKPRMI Jabar pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa tujuan Brigadi masjid Indonesia mengutuk radikalisme yang ada di Indonesia. 4 Pilar kebangsaan sebagai pedoman bagi Brigade Masjid dan dasar dari negara kita.

“Kami akan membudayakan kemafaatan bagi sesama umat manusia,” pungkasnya.

Said Al Idrus Ketum BPKPRMI Indonesia, menyampaikan bahwa Brigade Masjid mengutuk keras penusukan terhadap Menkopolhukam.

“Kami Brigade Masjid Indonesia, mengutuk keras penusukan terhadap Menkopolhukam yang terjadi kemarin di Pandeglang,” tuturnya.

“Pemuda masjid memahami sistem penyelenggaraan negara dan sangat cinta NKRI. Remaja masjid menolak ajaran intoleransi dan kami akan menjadi benteng NKRI,” lanjutnya.

“Kepada seluruh brigade masjid Nusantara kami mendukung pemerintahan yang sah dan akan menjaga pelantikan presiden tanggal 20 Oktober 2019. Dan Brigade masjid siap untuk menback Up TNI dan Polri dalam menjaga NKRI tercinta,” pungkasnya. (Asep/Iyal)

Kusnadi, S.Pd

Kusnadi, S.Pd

Berusaha untuk memberikan informasi dengan mengutamakan kecepatan dan kedalaman suatu berita secara berimbang, sehingga dapat memberikan pencerahan yang cerdas kepada para pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *